Kejahatan dan Penyimpangan Sejarah Pancasila

    Susanto Polamolo ( Peneliti HAM, Konsitusi dan Sejarah Ketatanegaraan, Orang Gorontalo) Distorsi atas fakta sejarah seputar perumusan Pancasila dan penggalinya, Bung Karno, atau kita kenal dengan istilah “desukarnoisasi”, sepanjang Orde Baru harus diakui masih meninggalkan bekas hingga hari ini. Itu dikarenakan publik masih saja diedukasi dengan buku-buku yang masih merujuk sumber-sumber yang tidak

Hilangnya Pengamalan Sila Kedua Pancasila oleh Pemda Kabupaten Gorontalo

      Oleh: Dahlan Pido, SH., MH (Praktisi Hukum/Advokat/PH Pemilik HGU No. 3) Bahwa setiap Penyelenggara Negara (Pemerintah) harus menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai-nilai kemanusiaan dengan baik dan beradab, seperti mengakui adanya masyarakat yang bersifat majemuk, melakukan musyawarah dengan dasar kesadaran dan kedewasaan untuk menerima kompromi, melakukan sesuatu dengan pertimbangan moral dan ketentuan

Bom Ikan, Jangan Salahkan Terus Suku Bajo!

DeGorontalo - Kamis pagi, 9 November 2017. Tiga lelaki turun melaut di perairan Teluk Tomini, sekitar kampung Torosiaje, Kabupaten Pohuwato. Cuaca cerah. Tapi beberapa saat kemudian, sekitar pukul 10.00 waktu setempat, malapetaka datang. Itu ketika bom ikan yang hendak dilemparkan ke laut oleh Herpis,30, keburu meledak di tangannya. Tangannya putus sampai

Kusno Danupoyo, Kau Pahlawanku …

Oleh Susanto Polamolo (Peneliti. Akademisi. Orang Gorontalo) "Saudara-saudara peserta rapat, saya harap jangan merasa berkecil hati atas jawaban Paduka yang mulia Welter dari Tweede Kamer negeri Belanda, yang mengatakan bahwa bangsa Indonesia belum matang untuk berparlemen, mungkin Paduka yang mulia Welter dalam keadaan ngelamun!" [Kusno Danupoyo, Pejuang Gorontalo]. Setelah PPPKI yang diprakarsai Bung

Top