You are here
Home > Gorontalopedia > Budaya > 22 Perupa, Galeri Riden Baruadi dan “Menegaskan Gorontalo”

22 Perupa, Galeri Riden Baruadi dan “Menegaskan Gorontalo”

Salah satu sisi pameran di Riden Baruadi Gallery yang digelar malam ini, Sabtu, 21 November-30 November 2015. Foto: Pipin Idris.
Salah satu sisi pameran di Riden Baruadi Gallery yang digelar malam ini, Sabtu, 21 November-30 November 2015. Foto: Pipin Idris.

DEGORONTALO – Tak kurang dari 22 perupa ikut berpartisipasi dalam pameran seni rupa bertajuk “Menegaskan Gorontalo” yang digelar di Galeri Riden Baruadi, Kota Gorontalo, Sabtu (21/11).

Para perupa datang dari berbagai kalangan serta aliran, dari yang dekoratif hingga karikatur, realis hingga hyperrealis. Tidak hanya lukisan, pameran juga menampilkan karya patung.

“Pameran kali ini menampilkan banyak corak, eksplorasi dan kecenderungan masing-masing perupa, disitulah letak keunikan dan kekayaannya,” ujar Awaluddin Ahmad , koordinator pameran.

Karya yang dipajang tidak hanya dari komunitas perupa Gorontalo, tapi juga menghadirkan karya perupa tamu dari berbagai kota, seperti Iwan Yusuf, Suwandi Waeng, Watoni dan Fadjar Djunaedi (Batu, Malang , Jawa Timur), Suryani (Bali), dan Endeng Mursalin, Elansah Merdeka Mursalin, Moh. Okta Driansyah,Rio Simatupang (Palu).

Dari Gorontalo sendiri, tercatat ada 13 perupa yang memajang karyanya, yakni Anang S. Musa, Arya Budi, Fandhy Rais, I Wayan Sudana, Jemi Malewa, Mohammed Katili, Pipin Art, Rihaf, Rio L’Manaf, Suarmaji, Syam Terrajana, Tri Nur Istiyani dan Yayat Gokilz

Pameran yang digelar mulai 21-30 November ini terbuka untuk umum. Pengunjung tidak dipungut biaya apapun.

Para perupa sepakat mengambil tema “Menegaskan Gorontalo” untuk mempertegas identitas Gorontalo, baik dari segi teritori, histori, kebudayaan, serta banyak dimensi dan kebudayaan di dalamnya.

“Tak heran, banyak hal yang dieksplorasi para perupa Gorontalo, ada nuansa satir, sinisme sekaligus bangga terhadap entitas Gorontalo,“ tambah Bani Malabar, wakil koordinator pameran.

Meski demikian, Pameran ini sengaja mengundang perupa dari luar sebagai isyarat lenturnya cara berkomunikasi dalam seni rupa, di tengah upaya menegaskan Gorontalo

Galeri Riden Baruadi

Ini bukanlah pameran seni rupa yang pertama digelar di Gorontalo. Komunitas Perupa Gorontalo sendiri sudah beberapa kali menggelar pameran.

“Tapi ini bisa dikatakan pameran seni rupa yang pertama kali digelar di Galeri, kami ucapkan terimakasih kepada oom Riden Baruadi, yang dengan gembira memfasilitasi pameran ini,” kata Awal.

Riden Baruadi tak lain adalah fotografer senior di Gorontalo. Karya-karya fotonya bukan hanya membawa nama Gorontalo hingga ke kancah nasional, tapi juga international. Menang dalam sejumlah kompetisi fotografi berkelas dunia.

Adapun galeri pribadi yang dia rintis secara mandiri sejak 2011 silam itu, sudah sejak lama dia tujukan sebagai tempat berlangsungnya apresiasi atas karya-karya kreatif generasi Gorontalo.

Pameran seni rupa “Menegaskan Gorontalo” ini sekaligus menjadi acara perdana Galeri Riden Baruadi yang merangkap rumah pribadinya itu.

“Semoga galeri ini bisa menjadi tempat persemaian banyak ide kreatif generasi Gorontalo,” ujar pria kalem itu.

Galeri Riden Baruadi sendiri beralamat di Jalan Raya Eyato 124, Limba B Kota Selatan, Kota Gorontalo.

SYAM TERRAJANA

(Visited 609 times, 9 visits today)

Leave a Reply

12 − two =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top