You are here
Home > Author: Kristianto Galuwo (Page 2)

Sebongkah Berlian di Kepulauan Togean (Catatan Perjalanan 1)

Ini tanah airmu, di sini kita bukan turis … Teman saya, Rival Dako a.k.a Pepen, menyuruh saya memunggunginya. Kemudian ia memotret tulisan di kaus saya itu. Sebait sajak dari Wiji Thukul. Selasa malam, 16 Mei 2017, kami berada di atas buritan kapal feri di pelabuhan Gorontalo, yang hendak menuju pelabuhan Wakai, Kabupaten

Istirahatlah Kata-Kata

Tidurlah kata-kata Kita bangkit nanti ... Pada akhirnya, penyair itu tertidur selamanya, dalam ruang kosong sejarah yang gelap. Sosok yang raib itu, Wiji Thukul, mencoba hadir kembali lewat seorang Gunawan Marwanto, aktor teater kawakan sekaligus sastrawan. Meskipun Gunawan berucap, “Saya hanya memerankan Wiji Thukul, tapi tidak bisa menjadi dia: dia hanya terlahir

Puisi-Puisi Kemerdekaan

KEMERDEKAAN   Merdeka itu adalah rakyat yang berbahagia Menggarap tanah sawahnya Bercengkrama dengan keluarga di rumah Sambil sekali-kali menengok makam leluhur Tanpa takut dan khawatir Bahwa suatu saat akan ada gemuruh suara buldozer Yang meluluhlantakkan rumah, kampung, dan makan leluhur Yang mengubah segalanya menjadi ratap tangis, Menjadi mall, kondominium, atau areal tambang yang semuanya bukan milik mereka   Merdeka adalah Nelayan yang melaut Pergi dengan perahu

Climate Reality Indonesia Ajak Tonton Sekuel Al Gore

DeGorontalo - The Climate Reality Project Indonesia dan para mitranya, bekerja sama dengan Paramount Pictures mengadakan pemutaran perdana film An Inconvenient Sequel: Truth to Power di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin (21/8/2017). Tujuan pemutaran film tersebut guna mendorong momentum Kesepakatan Paris 2015 yang bersejarah untuk memerangi perubahan iklim. An Inconvenient Sequel: Truth to

Top