You are here
Home > Author: wawan akuba (Page 2)

Te Yasin, Petani Sagu di Padengo

Degorontalo- Tidak hanya hidup subur di Papua, pohon sagu atau sago palm (Metroxylon sagu) juga hidup subur di wilayah Gorontalo. Salah satunya di desa Padengo, desa yang terletak di ujung kecamatan Dengilo Kabupaten Pohuwato. Sedikitnya, ada lima kepala keluarga di desa Dengilo yang menjadi petani sagu. Muhamad Yasin misalnya, petani ini mempunyai tempat

Mengenal Mangasu, Tradisi Berburu Warga Desa Karangetang

  DeGorontalo- Mangasu adalah  sebuah tradisi  berburu yang masih dipertahankan oleh masyarakat desa Karangetang, kecamatan Dengilo, Pohuwato. Desa ini dihuni mayoritas etnis Siau, Sangihe, Sulawesi Utara. Warga etnis Sangihe ini sudah mendiami tempat itu sejak berpuluh tahun  silam. Meski  hanya jadi pekerjaan sampingan, namun mampu membantu perekonomian masyarakat. Adalah Hendrik Galoman, pria 35 tahun yang sudah

Mahasiswa KKN UNG Jadi Inspirasi Warga Tilongkabila

DeGorontalo -  Mahasiswa KKN-PPM Universitas Negeri Gorontalo, sebulan lebih berada di Desa Iloheluma, kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango. Dalam rangka menutup kegiatan sekaligus penarikan mahasiswa KKN-PPM, mereka menggelar acara diseminasi dan ekspose hasil kegiatan, serta launching website Desa Iloheluma. Kegiatan itu dilaksanakan di aula Desa Iloheluma, Senin 5 September. Sejak diterima aparat

Cak Gareng Lanjutkan Perjalanannya Keliling Indonesia

DeGorontalo - Setelah beberapa pekan rehat guna pemulihan kesehatan di Jakarta, rencananya Cak Gareng kembali melanjutkan perjalanannya keliling Indonesia. Ia melakukan perjalanan itu untuk mengampanyekan pencegahan penularan HIV, serta mengurangi stigma dan diskriminasi masyarakat terhadap HIV-AIDS. BACA JUGA: Cak Gareng Jalan Kaki Keliling Indonesia, Lawan Stigmatisasi ODHA Cak Gareng, sebelumnya melakukan perjalanan yang

Patung Garuda Ini Diarak Jalan Kaki Lewati 15 Desa di Gorontalo

  DeGorontalo- Sebuah patung garuda di arak sejauh 15 kilometer  oleh masyarakat dengan berjalan kaki. Patung yang merupakan lambang Negara Indonesia itu, diarak dari desa Huntu Selatan Kecamatan Bulango selatan, Kabupaten Bone Bolango menuju desa Iluta, Batudaa, Kabupaten Gorontalo . [7/16] Awaludin sebagai penggagas Ide ini mengungkapkan bahwa, arak-arakan ini hanyalah permulaan

Top