You are here
Home > Berita Pilihan Editor > Besok, 1.500 Masyarakat Marind Akan Segel Kantor DPRD Merauke

Besok, 1.500 Masyarakat Marind Akan Segel Kantor DPRD Merauke

Ilustrasi: Dok. Jubi
Ilustrasi: Dok. Jubi

DeGorontalo – Besok, Senin, 9 Januari 2017, rencananya 1.500 masyarakat Marind akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke. Aksi itu dilakukan setelah tidak ada respon dari dewan maupun pemerintah, terkait penyelesaian ganti rugi tanah yang belum dilakukan sampai sekarang.

Tokoh masyarakat Marind, Hendrikus Hengky Ndiken, dalam pertemuan bersama puluhan masyarakat Marind lainnya, Rabu (4/1/2017), telah bersepakat membentuk posko untuk persiapan aksi.

“Ya, karena tak ada tanggapan baik, kami semua bersepakat melakukan aksi demonstrasi dengan menurunkan massa sekitar 1.500 orang,” tegasnya.

Baik dewan maupun pemerintah mengklaim telah ada sertifikat tanah, katanya.

“Kalau bicara tentang sertifikat, berarti harus ada dokumen kepemilikan sebelumnya yang dilampirkan untuk mengurus sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Itu yang harus dipahami semua orang.”

Menyangkut besarnya tuntutan ganti rugi tanah, Hengky mengaku, pihaknya belum mengetahui pasti, karena surat tuntutan ada di tangan pemilik. Jika sampai tak ada respon pembayaran, massa tak akan membubarkan diri.

“Kita akan menginap selama beberapa hari di Kantor DPRD Merauke sekaligus menyegel ruangan, agar tak boleh ada aktivitas yang dilakukan, sebelum pembayaran direalisasikan,” katanya.

Ditambahkannya, aksi yang akan dilakukan bukan makar atau ingin keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami hanya menginginkan penyelesaian tanah ulayat milik orang Marind, itu harus diselesaikan terlebih dahulu oleh pemerintah,” pintanya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke, Ignasius Ndiken, mendukung penuh rencana aksi demonstrasi tersebut.

“Saya sebagai Ketua LMA tidak akan tinggal diam. Saya ikut bergabung dalam aksi demonstrasi Senin mendatang.”

Dikatakannya lagi, tanah yang telah dikuasai pemerintah, harus diselesaikan pembayaran ganti rugi kepada pemiliknya.
SUMBER: Tabloidjubi.com

(Visited 135 times, 1 visits today)
Kristianto Galuwo

Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.

http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

6 + 18 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top