Kiapa Benteng Otanaha so jadi bagini ee..?

DeGorontalo - Situs cagar budaya Benteng Otanaha sedang “dipercantik”. Sejumlah infrastruktur tambahan tengah dibangun. Namun bukannya menuai pujian, sejumlah kalangan malah memprotes upaya itu, karena dianggap malah merusak keaslian situs sejarah itu. Belum lama ini, Eka Zulisha Pratiwi Imran, mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo mendatangi situs itu bersama

Inilah Tiga ‘tuhan” Milik Orang Polahi

  Oleh. Marahalim Siagian Antropolog. Bekerja di Organisasi Burung Indonesia Program Gorontalo PENGGUNAAN  kata “tuhan” dengan ‘t’ kecil merupakan analisis tentang sosok Pulohuta, Lati, dan Lausala dalam kosmologi Polahi. Tiga tokoh ini memiliki ruang dan kekuasaan masing-masing.Disebut sosok karena Polahi dapat dengan rinci menyebutkan ciri fisik Lati, Pulubala, dan Lausala. Pulohuta, digambarkan sosok yang hidup

Api dan Air di Atas Danau Limboto, Karya Kritis Seniman Indonesia dan Rusia

  DeGorontalo - Suara seruling mengalun lirih dan merdu dari sebuah panggung bambu. tabuhan marwas dan pukulan polo palo, alat musik khas Gorontalo, menimpalinya. Lalu ada suara musik eletronik, seolah mencumbui komposisi bebunyian itu. Pada kedua sisi panggung, dua pasang lelaki dan perempuan berada di atas perahu yang dikayuh perlahan, perempuannya

Polahi, Lausala dan Program Pemerintah yang Bernama KAT

  Oleh. Marahalim Siagian Antropolog. Bekerja di Organisasi Burung Indonesia Program  Gorontalo MALAM  belum terlalu larut, ketika kami melanjutkan sesi percakapan ringan dengan Tahilu. Dia seorang pemimpin klan kecil Polahi. Jumlah mereka 10 jiwa. Kami bercakap-cakap di sekitar Sungai Hatibi, anak sungai Paguyaman, Mei 2016 silam. Pemukiman Polahi ini, berada pada ketinggian 450 meter di atas

Top