You are here
Home > Gorontalopedia > Budaya

Menuangkan (Rupa) Gorontalo di Atas Kertas

DeGorontalo – Setiap tanah diinjak- langit yang dijunjung, punya rupa sendiri-sendiri. Khas, terkadang sama atau berbeda satu sama lain. Hal inilah yang kiranya ditangkap oleh Pipin Idris dan Fandhy Rais. Mereka adalah perupa lintas generasi di Gorontalo. Kali ini, kedua tokoh yang merupakan anggota kelompok Perupa Gorontalo itu, akan menuangkan garis, warna

Bom Ikan, Jangan Salahkan Terus Suku Bajo!

DeGorontalo - Kamis pagi, 9 November 2017. Tiga lelaki turun melaut di perairan Teluk Tomini, sekitar kampung Torosiaje, Kabupaten Pohuwato. Cuaca cerah. Tapi beberapa saat kemudian, sekitar pukul 10.00 waktu setempat, malapetaka datang. Itu ketika bom ikan yang hendak dilemparkan ke laut oleh Herpis,30, keburu meledak di tangannya. Tangannya putus sampai

Pahangga, “Pemanis” Kebudayaan Gorontalo Mulai Terancam

  DeGorontalo - Pribumi setempat menyebutnya sebagai “Pahangga” atau gula aren. Bumi Gorontalo memang kaya dengan pohon enau, penghasil pemanis ini. “Ada belasan, kalau tidak puluhan jenis kuliner Gorontalo yang menggunakan Pahangga,” ujar Amanda Katili Niode, ketua Yayasan Omar Niode Foundation (ONF). Lembaga ini dikenal getol mengampanyekan kuliner tradisional Gorontalo, mulai tingkat

Kiapa Benteng Otanaha so jadi bagini ee..?

DeGorontalo - Situs cagar budaya Benteng Otanaha sedang “dipercantik”. Sejumlah infrastruktur tambahan tengah dibangun. Namun bukannya menuai pujian, sejumlah kalangan malah memprotes upaya itu, karena dianggap malah merusak keaslian situs sejarah itu. Belum lama ini, Eka Zulisha Pratiwi Imran, mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo mendatangi situs itu bersama

Top