Polahi, Orang Pelarian Zaman Kolonial, Penjaga Hutan Gorontalo

  DeGorontalo - Gugusan gunung dan hutan di Gorontalo di pulau Sulawesi, tidak hanya menyimpan kekayaan ekologis kawasan Wallacea dan pencipta banyak satwa endemik. Tapi juga menjadi saksi sejarah komunitas Polahi; kelompok orang kampung yang melarikan diri ke dalam hutan, Demi menghindari pajak yang diberlakukan kamar dagang Belanda (VOC) pada abad

Woka, Woka! Daun Dari Gorontalo Ini Laku Keras di Bali

DeGorontalo -  Sudah hampir setahun terakhir ini, Henok Mamuko, 47, punya kesibukan baru. Petani ladang di Desa Karangetang, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato ini menjadi ketua kelompok yang mengkoordinir 20 petani setempat. Setiap hari, dia dan kelompoknya “berburu” daun pohon Woka di sekitar beranda hutan di desanya. Pohon menyerupai daun lontar ini

Karikatur Yayat Gokilz : “Tanam Lagi, Tebang Lagi”

    DeGorontalo- Gambar di atas adalah karikatur karya Yayat Gokilz, seorang karikaturis Gorontalo. Judulnya " Tanam Lagi,Tebang Lagi" . Karya ini menyoroti dua sisi gelap terang kebijakan pemerintah daerah. Satu sisi  mengampanyekan pelestarian lingkungan lewat program penanaman pohon (yang kesannya seremonial), sedangkan di satu sisi lain melakukan penebangan pohon dengan  satu alasan yang terkesan klise; demi pembangunan. BACA

Api dan Air di Atas Danau Limboto, Karya Kritis Seniman Indonesia dan Rusia

  DeGorontalo - Suara seruling mengalun lirih dan merdu dari sebuah panggung bambu. tabuhan marwas dan pukulan polo palo, alat musik khas Gorontalo, menimpalinya. Lalu ada suara musik eletronik, seolah mencumbui komposisi bebunyian itu. Pada kedua sisi panggung, dua pasang lelaki dan perempuan berada di atas perahu yang dikayuh perlahan, perempuannya

Top