Karikatur Yayat Gokilz : “Tanam Lagi, Tebang Lagi”

    DeGorontalo- Gambar di atas adalah karikatur karya Yayat Gokilz, seorang karikaturis Gorontalo. Judulnya " Tanam Lagi,Tebang Lagi" . Karya ini menyoroti dua sisi gelap terang kebijakan pemerintah daerah. Satu sisi  mengampanyekan pelestarian lingkungan lewat program penanaman pohon (yang kesannya seremonial), sedangkan di satu sisi lain melakukan penebangan pohon dengan  satu alasan yang terkesan klise; demi pembangunan. BACA

Api dan Air di Atas Danau Limboto, Karya Kritis Seniman Indonesia dan Rusia

  DeGorontalo - Suara seruling mengalun lirih dan merdu dari sebuah panggung bambu. tabuhan marwas dan pukulan polo palo, alat musik khas Gorontalo, menimpalinya. Lalu ada suara musik eletronik, seolah mencumbui komposisi bebunyian itu. Pada kedua sisi panggung, dua pasang lelaki dan perempuan berada di atas perahu yang dikayuh perlahan, perempuannya

Penggunaan Telur Maleo Dalam Ritual Adat Gorontalo, Adakah?

DEGORONTALO - Tatang Abdullah berkali -kali didatangi oleh warga. Mereka meminta ijin untuk mengambil- kalau perlu membeli – telur Maleo (Macrocephalon maleo), burung endemik Sulawesi yang berhabitat di cagar alam Panua, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Dalihnya, telur itu mutlak dibutuhkan untuk serangkaian ritual adat, untuk merayakan pernikahan. Ada juga yang berdalih

Beginilah Kisah Tragis Julang Sulawesi , “Si Petani Hutan” Gorontalo

  DEGORONTALO - Lelaki   paruh baya itu menurunkan paruh burung Allo yang digantungnya di dekat pintu rumahnya. Dia lantas memerlihatkan paruh burung itu, Dia mengaku memperolehnya dari salah seorang pemburu, lebih dari 10 tahun silam. Nama lelaki itu Kadir Hanafi, (40). Warga asli Gorontalo yang menjadi transmigran di desa Puncak Jaya, Kecamatan Taluditi,

Top