Daeng Raja: Menjaga Hutan, Memelihara Kelangsungan Hidup Satwa Endemik

GoBlog! - Pekerjaan mappangempang: menambak (bugis) memiliki stereotype kuat di kepala orang-orang Bugis-Makassar sebagai jalan cepat meraih pundi rupiah melimpah. Tak heran, jika ekspansi ke wilayah pesisir telah marak dilakukan sejak dulu. Di Gorontalo, orang-orang Bugis-Makassar menjadi penambak, disebut penjarah sebab telah merusak hutan bakau yang dilindungi. Selanjutnya baca di blog

Menyelesaikan Konflik Sumber Daya Alam dengan Mediasi

DeGorontalo – Festival Media 2016 di Kota Pekanbaru, Riau, berlangsung selama dua hari, 19-20 November. Acara yang dihadiri wartawan dari berbagai penjuru tanah air ini dihelat di Gedung Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru. Berbagai organisasi ikut meramaikan acara tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ini dengan membuat stand pameran. Salah satu yang ikut

Pernahkah Kita Mau Bersahabat dengan Alam?

Oleh: Mulyadi Pontororing (freelance) Saya bukan aktivis lingkungan yang dengan gagah berdiri di pagar terdepan untuk melindungi alam. Saya juga bukan orang yang sering menghabiskan waktu di alam liar. Saya hanyalah seorang yang hobi menghijaukan halaman rumah saya. Masih segar di ingatan bencana kabut asap yang melanda Provinsi Riau akibat kebakaran lahan

Mengenal Mangasu, Tradisi Berburu Warga Desa Karangetang

  DeGorontalo- Mangasu adalah  sebuah tradisi  berburu yang masih dipertahankan oleh masyarakat desa Karangetang, kecamatan Dengilo, Pohuwato. Desa ini dihuni mayoritas etnis Siau, Sangihe, Sulawesi Utara. Warga etnis Sangihe ini sudah mendiami tempat itu sejak berpuluh tahun  silam. Meski  hanya jadi pekerjaan sampingan, namun mampu membantu perekonomian masyarakat. Adalah Hendrik Galoman, pria 35 tahun yang sudah

Top