Bruno dari Belgia

Oleh Tyo Mokoagow (Mahasiswa asal Kotamobagu yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Pasundan, Bandung) Namanya Bruno. Saya pertama kali ketemu dengan bule itu tatkala menikmati waktu istirahat. Bruno suka hilir mudik di jajaran PKL samping hingga belakang kampus. Tak dinyana, dia mampir di kursi yang disediakan Mang Iwan, tepat di samping

Doraemon

Oleh Tyo Mokoagow (Mahasiswa asal Kotamobagu yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Pasundan, Bandung) Suatu ketika di pojok kantin UGM, beberapa kawan bersua kembali setelah waktu yang cukup lama. Namun di antara segelintir cangkir yang menguarkan kafein, tidak ada satu pun tatapan yang lekang dari layar gadget masing-masing. Tidak ada, sebelum seorang

Danyang

Oleh Tyo Mokoagow (Mahasiswa asal Kotamobagu yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Pasundan, Bandung) Ujung abad 20 adalah kiamat bagi sebuah ideologi besar. Hawa murung mengurung Eropa Timur. Keangkuhan Uni Soviet dan Tembok Berlin runtuh tanpa kesangsian sama sekali. Pada masa-masa penuh euforia itulah, sekelompok pemikir berkonsolidasi menelusuri kembali sisa-sisa jejak

Mengaji Agama: Tajwid Pluralisme dan Toleransi

Oleh Dani Paramata (Pengurus Pusat Forum Pelajar Mahasiswa Indonesia Kotamobagu) Indonesia adalah bangsa yang majemuk, baik dari sisi budaya, etnis, bahasa dan agama. Dari sisi agama, di negara ini hidup berbagai agama besar di dunia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Selain itu, tumbuh dan berkembang pula berbagai aliran atau

Natal, Daseng dan Demokrasi

Oleh Themmy Aditya Nugraha (Anggota AJI Kota Gorontalo dan jurnalis di Mongabay Indonesia) Saya membunuh malam Natal di Daseng Panglima, yang berada tepat di pesisir pantai kota Manado. Ada captikus, nyanyian dan ledakan kembang api di langit malam. Daseng Panglima merupakan sekretariat Asosiasi Nelayan Tradisional (Antra) Sulawesi Utara. Ia menjadi simbol penolakan

Top