(Ti)ada Gula Merah, Gula Merah Atinggola…

  Febriandy Abidin (Jurnalis, Orang Atinggola) "Gula merah Atinggola. Gula merah Atinggola. Dua puluh ribu satu kilo." Kalimat itu sudah direkam sebelumnya dan diteriakkan lewat pengeras suara. Dengan mengemudikan becak motor (Bentor) salah seorang pedagang di Kota Gorontalo, berkeliling menjual gula merah Atinggola. Gula merah atau gula aren yang ia jual berasal dari Kecamatan Atinggola.

AJI Mengkritik Keputusan Pemerintah untuk Membubarkan HTI

DeGorontalo - Pemerintah akan melakukan tindakan keras terhadap organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan menempuh upaya hukum untuk membubarkannya. Rencana pemerintah itu disampaikan dalam siaran pers oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. HTI merupakan badan hukum yang tercatat di Kementerian Hukum dan

Prahara di Tiberias

Oleh Tyo Mokoagow (Mahasiswa asal Kotamobagu yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Pasundan, Bandung) sesungguhnya suara itu tak bisa diredam mulut bisa dibungkam namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku suara-suara itu tak bisa dipenjarakan... -Wiji Thukul, Sajak Suara “Ada pemukulan terhadap rakyat. Ada intimidasi juga. Saya ditodong pakai pistol…,” ungkap Abner Patras

Pri—Non—Pri

  Susanto Polamolo (Marhaenis. Peneliti. Akademisi) HARI itu, dalam rapat ketiga Kongres Pemuda II, seorang pemuda menghampiri  Soegondo Joyopuspito, si pemimpin rapat. Pemuda itu meminta waktu sebentar untuk memperdengarkan sebuah komposisi lagu ciptaannya. Nama kamerad muda  itu;Wage Rudolf Soepratman. Soegondo mulanya khawatir. Sebab kongres di bawah pengawasan ketat pemerintah kolonial. Setelah menimbang, akhirnya pemuda itu diijinkan untuk memperdengarkan

Dugaan pencabulan anak panti asuhan “Al Hijrah” dan minimnya efek jera bagi pelaku

DeGorontalo - Pemilik sekaligus kepala Panti Asuhan “Al-Hijrah” di Kelurahan Tuladenggi, kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, berinisial IS, 42, ditahan oleh polisi setelah ditetapkan menjadi tersangka pencabulan enam orang anak perempuan penghuni panti asuhan tersebut. Kasus pencabulan itu dilaporkan oleh NU, orangtua korban berinisial NS, 14, kepada Kepolisian Daerah (Polda) setempat, Kamis,

Top