Garam Zonk di Gorontalo, “Perang So Dekat”

DeGorontalo - Kelangkaan garam secara nasional mencapai puncaknya di Gorontalo. Sepekan terakhir, pedagang di pasar tradisional mulai kehabisan persediaan. Bahkan ada yang kehabisan sama sekali. "Sudah beberapa hari ini tak ada lagi garam yang bisa dijual, kosong, zonk," kata Yudin Abdullah,43, pedagang rempah rempah di Pasar Sentral. Pasar tradisional terbesar di Provinsi

Pengumuman Peserta Lolos Klinik Menulis (De)Gorontalo

Kami tak menyangka. Klinik Menulis (De)Gorontalo ternyata punya banyak peminat. Hanya beberapa jam saja setelah disebar, 30 ribu orang antri mendaftar. Kursi terisi penuh. Astaga. Sedianya, kami hanya menyediakan jatah bagi 20 peserta saja. Tapi apa daya. Cinta kasih kami kambuh seketika. Terlebih setelah mendengarkan rengekan membahana dari peserta yang benar-benar

Bersahabat, Bergembira di  Festival Anak Gorontalo

  DeGorontalo- Tik tok batok kelapa beradu dengan lantai. Berdentam-dentam, seperti sebuah koor. Ada riuh rendah sorak mengiringinya. Minggu pagi (23/7) , gedung Yiladia di kompleks rumah dinas Wali Kota Gorontalo begitu meriah. Di luar ruangan,belasan bocah berlomba gesit dan cepat. Mereka berjalan di atas Tenggedi atau enggrang dengan menggunakan tali dan

Catatan Kebebasan dari Bangkok

DeGorontalo - Pyay Kyaw Myint adalah seorang fotografer. Memulai karir sejak 2002 silam, dia lantas jatuh cinta pada foto dokumenter. Salah satu karya yang dipamerkannya pada kami, adalah rangkaian foto tentang orang-orang Rohingya. Myint berhasil mendokumentasikan ragam ekspresi intim dari etnis minoritas Muslim di negara bagian Rakhine, Myanmar. Dokumentasi foto dibuat

Jalan Lain ke Rumah

GoBlog! - “Apa pendapatmu tentang kematian?” “Saya tak bisa berpendapat. Intinya itu kehidupan manusia fana!” “Tapi secara spesifik bagaimana?” “Seandainya imanmu tak goyah...!!!” Potongan dialog pembuka percakapan ini semacam teman perjalanan pulang antara Aku dan Natalia suatu petang. Selengkapnya baca di sini Jalan Lain ke Rumah  

Top