Anak-anak Punk Klarifikasi Pemberitaan Media Massa di Gorontalo

DeGorontalo - Belum lama ini, beberapa media massa di Gorontalo memberitakan terkait bentrok warga di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, dengan komunitas anak punk. Namun porsi berita menurut anak-anak punk, terlalu menyudutkan mereka. Salah satu anak punk yang sering dipanggil Hung menceritakan, kronologis kejadian yang dimuat salah satu

Tim Alap-alap Ciduk Sindikat Curanmor, 11 Unit Motor Diamankan

DeGorontalo — Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Gorontalo, yang beranggotakan empat orang, berhasil diciduk tim Alap-alap Polres Kota Gorontalo, Selasa, 24 Januari. Menurut Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Ari Donny, sudah sejak dua hari sebelumnya tim Alap-alap menerima informasi, ada sekelompok pemuda yang dicurigai tinggal serumah di desa Luwoo,

Seorang Bocah Tenggelam di Pemandian Lombongo

DeGorontalo - Tempat wisata pemandian di desa Lombongo, kecamatan Suwawa Timur, kabupaten Bone Bolango kali ini menelan korban jiwa. Seorang bocah yang diidentifikasikan bernama, Abd. Rizal Naue (6), asal Kelurahan Dulomo, kecamatan Kota Utara, kota Gorontalo, akhirnya dinyatakan meninggal karena tenggelam, Minggu, 22 Januari. Menurut Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Ari

Masyarakat Dogiyai Gelar Aksi Damai Menolak Sweeping Aparat Gabungan

DeGorontalo – Masyarakat kabupaten Dogiyai menggelar aksi damai, Senin, (16/1/2016), untuk mempertanyakan sweeping yang dilakukan oleh aparat keamanan di Moanemani, Dogiyai, Papua. Hal itu dikatakan ketua tim Peduli Dogiyai Aman (PDA), Benny Goo. Dia menganggap sweeping aparat keamanan tersebut sudah melampaui batas dan mengakibatkan warga Dogiyai khawatir saat membawa pisau, parang,

Besok, 1.500 Masyarakat Marind Akan Segel Kantor DPRD Merauke

DeGorontalo - Besok, Senin, 9 Januari 2017, rencananya 1.500 masyarakat Marind akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke. Aksi itu dilakukan setelah tidak ada respon dari dewan maupun pemerintah, terkait penyelesaian ganti rugi tanah yang belum dilakukan sampai sekarang. Tokoh masyarakat Marind, Hendrikus Hengky Ndiken, dalam

Top