Elnino: TNI perlu klarifikasi pembelian Alutsista

Elnino M. Hussein Mohi (Facebook)

DeGorontalo- Insiden tragis atas meledaknya meriam buatan china milik TNI, yang merenggut jiwa dua prajurit TNI di Natuna,Riau, beberapa waktu lalu, membuat anggota DPR RI wakil dari Gorontalo, Elnino M.Hussein Mohi angkat bicara.

Anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi dan informatika itu mengatakan , TNI perlu mengklarifikasi mengenai proses pembelian Alutsista serta sistem quality control yg dijalankan oleh TNI.

“ Saya percaya TNI masih dapat diandalkan untuk menjaga republik ini, tapi jangan sampai kejadian spt ini akan menurunkan wibawa TNI di mata nasional atau di mata internasional,” ujarnya kepada DeGorontalo.

Selain itu, terjadap korban meninggal dunia, TNI harus mengajukan permintaan maaf kepada pihak keluarga dan pemberian penghargaan yg pantas kepada almarhum.

Dikutip dari batamnews.com, dua prajurit TNI dikabarkan gugur dalam gladi bersih Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Tanjung Datuk, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5/2017) pukul 11.00 WIB. Sedangkan sejumlah prajurit terluka parah.

Itu setelah meledaknya meriam buatan China merek Chang Chong. Di lokasi yang sama, akan digelar latihan militer yang juga diikuti oleh Gubernur se Indonesia. (*)

 

SYAM TERRAJANA

Syam Terrajana
Lahir dan tinggal di Gorontalo setelah berkelana di berbagai kota. Membagi waktunya untuk menulis, membaca,melukis dan bepergian. Sesekali menyanyi jika suara sedang bagus. Dapat dihubungi di syam.terrajana2@gmail.com.

Leave a Reply

4 × four =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top