Gafatar Gorontalo Tuntut Hak Kebebasan Berserikat

DEGORONTALO – Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa damai menuntut perlakuan adil pihaknya kepada pemerintah Kabupaten Gorontalo di depan Kantor Bupati Gorontalo, Senin (19/01) lalu.

Aksi unjuk rasa ini sendiri dilakukan setelah beberapa kali pihak Gafatar Gorontalo mendapat perlakuan  yang secara sepihak dari pihak aparat pemda bahkan pembubaran paksa terhadap kegiatan-kegiatan kemanusian yang dilakukannya, terkhusus di Kabupaten Gorontalo

Muhamad Daifron, sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAFATAR Gorontalo menjelaskan, aksi ini dilatarbelakangi atas perlakuan tidak adil sering dialami oleh pihaknya. Seperti adanya mal administrasi yang dilakukan oleh Kesbangpol Kabupaten Gorontalo terhadap surat/permohonan pendaftaran ormas Gafatar, serta pembubaran paksa kegiatan-kegiatan social yang dilakukan oleh pihaknya.

“Kami memandang hal – hal tersebut diatas adalah merupakan tindakan pelanggaran Hukum atas  Hak Asasi Manusia dan Hak Konstitusi kami selaku warga negara Republik Indonesia yang seharusnya dijamin oleh Undang-undang dan dilindungi oleh apartur hukum,” kata Daifron

Selain itu, pihaknya juga memberikan tuntutan yang diantaranya: menuntut ketegasan pihak pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo terkait legalitas ormas Gafatar serta pemulihan nama baik ormas ini melalui Surat Edaran Bupati kepada semua SKPD Kabupaten Gorontalo.

“Jika Bapak Bupati tidak dapat bersikap dengan tegas untuk menetapkan status organisasi kami (dilarang/tidak dilarang) dalam bentuk Surat Keputusan, maka kami Ormas Gafatar akan terus melakukan kegiatan di Kabupaten Gorontalo dan aparatur pemerintah harus menjamin terpenuhinya Hak asasi dan Hak konstitusi kami,” tambah Daifron.

 

 

Foto: Aksi demo Gafatar (Courtesy: Gafatar)

REDAKSI

One thought on “Gafatar Gorontalo Tuntut Hak Kebebasan Berserikat

Leave a Reply

5 × four =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top