You are here
Home > Berita Pilihan Editor > Ini Cara Hemat di Bulan Ramadan, So Pernah Atau Belum?

Ini Cara Hemat di Bulan Ramadan, So Pernah Atau Belum?

Ilustrasi (sumber: netdna-cdn.com)
Ilustrasi (sumber: netdna-cdn.com)

DeGorontalo – Pada saat bulan Ramadan, berbagai harga barang kebutuhan pokok melonjak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Belum lagi kalau ada tawaran berbuka puasa di luar dengan sampul “reuni”, yang tadinya kita berpikir bisa menghemat pengeluaran karena intensitas makan berkurang malah kecolongan dengan berbagai hal yang di luar dugaan kita. Hal ini tentu menjadi sedikit masalah bagi kita, sebab kita harus siap dan rela berbelanja lebih mahal tapi mendapatkan kebutuhan dalam jumlah yang relatif sedikit.

Akan tetapi, bukan hal yang mustahil juga untuk mengendalikan pengeluaran selama bulan puasa agar tetap berada di dalam track normal. Ada beberapa trik dan tips yang akan dapat Anda gunakan untuk bisa mengendalikan pengeluaran selama bulan ramadhan. Berikut ulasannya:

1. Belanja Dalam Jumlah Besar

Berbelanja dalam jumlah besar sesungguhnya bisa menghemat pengeluaran Anda. Jika sebelumnya Anda terbiasa untuk berbelanja sekali dalam seminggu, cobalah untuk berbelanja dalam jumlah besar dan sekali selesai. Penghematan yang Anda dapatkan sebetulnya akumulasi dari beberapa hal. Pertama, dengan belanja dalam jumlah besar dan sekaligus, Anda tidak harus membayar ulang uang parkir maupun mengeluarkan biaya bensin lagi. Kedua, toko selalu memberikan harga lebih murah pada barang yang dibeli dalam jumlah besar. Ketiga, tenaga Anda bisa digunakan untuk mengerjakan keperluan lainnya.

Saran tambahan untuk menghemat dari sisi belanja adalah usahakan untuk berbelanja kebutuhan tersebut pada saat satu minggu sebelum memasuki bulan Ramadhan. Hal ini mengantisipasi naiknya harga-harga kebutuhan pokok yang relatif tinggi pada awal bulan puasa. Selain itu, akan terdapat cukup banyak promo yang bisa Anda manfaatkan pada momen seperti ini.

2. Kurangi Kegiatan Berbuka di Luar Rumah

Pada bulan seperti ini, undangan Buka Bersama rasanya menjadi hal yang akan sangat sering Anda dapatkan. Mulai dari reuni teman TK, SD, SMP, SMA, kuliah, hingga beberapa tempat kerja di mana Anda sempat mengabdikan diri. Kalau Anda tidak bisa menahan godaan tersebut dan mengiyakan semua tawaran, jangan heran jika di akhir bulan Anda hanya bisa berteriak maupun menangis karena pengeluaran Anda menjadi berkali-kali lipat lebih besar dibanding bulan biasa.

Pilah-pilih tawaran yang ingin Anda datangi. Itu hanya undangan, bukan sebuah pengumuman rapat tahunan. Anda tidak diwajibkan untuk datang. Jangan menjadikan undangan ini sebagai beban bahwa Anda harus turut hadir dan berpartisipasi. Toh, reuni pun tak harus dilakukan pada bulan seperti ini bukan?

3. Buat Cemilan Sendiri

Lapar mata kerap menyiksa kaum hawa, terutama ketika sedang berbelanja di toko. Apalagi pada saat bulan puasa, berbagai susunan kue tiba-tiba menjadi begitu menarik mata dibandingkan di bulan biasa. Kalau tidak tahan, akhirnya kue tersebut dibeli tanpa tahu siapa yang akan menghabiskannya nanti. Memang pada bulan seperti ini, hal-hal biasa cenderung terlihat sebagai godaan. Hal ini juga berdampak pada pengeluaran Anda. Yang tadinya akan digunakan untuk membeli kebutuhan lain jadi berbelok untuk membeli kue. Padahal Anda juga tahu bahwa harga kue tersebut sudah dinaikkan mengingat pada bulan Ramadhan banyak orang yang mulai memesan kue kering sebagai salah satu rangkaian parcel.

Kalau memang Anda sangat menginginkan kue sementara pengeluaran Anda sangat terbatas, siasati dengan cara membuatnya sendiri. Di zaman internet ini, informasi apapun bisa Anda temukan. Cobalah mencari resep kue kering yang Anda inginkan dan buat sendiri kue tersebut. Hal ini akan memuaskan Anda tanpa membuat pengeluaran Anda membengkak.

4. Jaga Kualitas dan Pola Makan

Kekeliruan yang banyak dianut oleh masyarakat kita sekarang ini adalah mengistimewakan puasa. Artinya, kita kerap kali membuat puasa sebagai hal yang perlu dirayakan, misalkan dengan cara berbuka bersama teman di restoran elit yang menyediakan makanan mahal. Bila Anda menancapkan paham yang seperti ini, jangan harap pengeluaran Anda bisa dikontrol.

Meski hanya datang sekali dalam setahun, bukan berarti puasa harus diistimewakan dengan cara seperti itu. Anda tetap harus menjaga kualitas dan pola makan pada saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, yang penting gizinya terpenuhi, bukan hanya masalah cita rasa makanan. Tentu Anda harus pintar dalam mengolah dan menyajikannya agar masakan sahur maupun buka puasa mampu memenuhi gizi yang cukup bagi seluruh anggota keluarga. Dengan pola yang seperti ini, bukan tidak mungkin pengeluaran Anda mampu ditekan.

5. Manfaatkan Promo dan Diskon

Bagi Anda pengguna kartu kredit dan debit, momen seperti ini tentunya akan sangat menguntungkan Anda karena biasanya bank justru akan memberikan promo dan diskon guna merangsang transaksi konsumen dengan kartu kredit. Jangan ragu untuk memanfaatkan hal ini, bisa jadi Anda justru mendapat cashback yang bisa dimanfaatkan bulan depan atau pada saat memenuhi kebutuhan lain yang mendesak.

6. Sesuaikan Kebutuhan Dengan Kemampuan

Salah satu cara merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh melawan hawa nafsu adalah mengenakan baju baru di hari raya. Anda tidak akan sulit menemukan berbagai promo yang dilakukan toko untuk menarik minat konsumen agar membeli produk mereka. Boleh saja membeli baju baru, asalkan Anda tetap memperhitungkan kemampuan dana Anda supaya tidak sampai harus berhutang demi terlihat keren di mata sanak saudara dan tetangga.

SUMBER: cermati.com

SIGIDAD

Kristianto Galuwo
Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.
http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

eleven + eleven =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top