You are here
Home > Berita Pilihan Editor > Ini Kado Jurnalis Gorontalo untuk HUT TNI ke-71

Ini Kado Jurnalis Gorontalo untuk HUT TNI ke-71

14494664_10207372100401628_7356559372965494138_n
Dan Unit Intel Kodim 1304 Gorontalo, Letda Inf. Yusuf Gani saat menerima kado dari Ketua IJTI Provinsi Gorontalo, Arlan Pakaya. (Foto: Koleksi pribadi)

DeGorontalo – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Gorontalo, menggelar aksi damai sebagai wujud solidaritas kepada sejumlah jurnalis yang mengalami intimidasi dan kekerasan oleh anggota TNI belum lama ini.

Pada aksi tersebut, AJI dan IJTI Kota Gorontalo membacakan 5 poin pernyataan sikap dan memberikan kado yang diterima langsung oleh Dan Unit Intel Kodim 1304 Gorontalo, Letda Inf. Yusuf Gani.

Berikut isi pernyataan sikap tersebut:

Selamat Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia di darat, laut dan udara.

TNI adalah alat pertahanan negara, yang dalam benak kami mampu melindungi negara dan isinya termasuk kami para jurnalis yang menjunjung tinggi kebebasan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Namun sederet kasus kekerasan terhadap jurnalis masih terjadi dalam dua bulan terakhir. Mulai dari penganiayaan terhadap sejumlah jurnalis, berikut pelecehan terhadap seorang wartawati di Medan. Yang terbaru adalah pemukulan terhadap jurnalis NET TV di Madiun. Semua pelakunya adalah anggota TNI. Kebebasan pers tidak akan terwujud dengan adanya intimidasi, kekerasan, dan pelecehan.

BACA JUGA:

Pernyataan Sikap: AJI Kediri Kecam Penganiayaan Jurnalis Oleh Anggota TNI

SEJUK dan LBH Pers Kecam Intimidasi Terhadap Reporter KBR

AJI, PFI, KJI, dan IJTI Boikot Lomba Foto dan Video Puspen TNI

Kami memandang rangkaian kekerasan ini merupakan bukti bahwa masih ada anggota TNI yang tidak memahami kerja-kerja jurnalis. Kami menilai masih ada anggota TNI yang belum pernah membaca Undang-undang Pers. Dan tentu saja kami melihat masih ada tentara yang lebih mengandalkan sepatu lars dan otot, saat menghadapi jurnalis dan pekerjaannya.

Kami, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Gorontalo dengan ini menyatakan:

1.Mendesak pimpinan TNI untuk memberikan sanksi disiplin kepada pelaku serta bersikap ksatria dengan memberi jaminan agar pelaku diadili sesuai UU Pers 1999 dan KUHP.

2.Memboikot peliputan rangkaian kegiatan HUT TNI ke-71 sebagai bentuk solidaritas sesama jurnalis di seluruh Indonesia.

3.Meminta pembinaan kepribadian di tubuh TNI, agar bersikap lebih humanis serta menjauhkan jurnalis dan warga dari aksi kekerasan aparat.

4.Menolak dan melawan arogansi dan sikap represif dari anggota TNI.

5.Mendukung semua korban kekerasan menempuh proses hukum, hingga pelaku diadili.

Pada ulang tahun kali ini, AJI Kota Gorontalo dan IJTI Provinsi Gorontalo juga memberikan sebuah kado kepada TNI. Sebuah bingkisan berisi buku UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, sebagai bahan pembelajaran di tubuh TNI.

Tertanda

Ketua IJTI Provinsi Gorontalo
Arlan Pakaya

Ketua AJI Kota Gorontalo
Debby Mano

(Visited 100 times, 1 visits today)
Kristianto Galuwo

Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.

http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

fifteen − two =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top