Jauh Sebelum Kartini, Tiga Perempuan Gorontalo ini Sudah “Khatam” Emansipasi

hub.coe.int
hub.coe.int

 

DEGORONTALO – Jauh sebelum Kartini lahir dan menghentakkan dunia dengan pemikiran-pemikiran emansipasinya, di Gorontalo sudah ada tiga orang perempuan “khatam” (tuntas) dengan pemikiran-pemikiran kesetaraan. Ketiganya dipercaya oleh rakyatnya menjadi Ratu, memimpin kerajaan dan melakukan ekspansi.

Budayawan Gorontalo, Alim S.Niode mengungkapkan meski Gorontalo sejak dulu menganut budaya Patriarkal, namun pada masa lalu, pernah ada tiga perempuan bernama Moliye I,II dan III, yang diketahui menjadi penguasa kerajaan Limboto sekitar abad XV-XVI.

Ratu Moliye III bersama suaminya, Raja Wolanga,lanjutnya, bahkan pernah melakukan ekspansi perluasan wilayah hingga ke wilayah Teluk Tomini, yang kini masuk dalam wilayah administratif Sulawesi Tengah.

Belum diketahui, apakah Moliye ini adalah keturunan bangsawan atau rakyat jelata, in ikarena minimnya data dan sumber tertulis peninggalan sejarah.

Namun menurutnya yang jelas, pemimpin Gorontalo tidak dipilih berdasarkan trah kerajaan, tapi mengacu pada kapasitas kepemimpinannya.

“Jadi rakyat jelata pun berhak menjadi raja jika dinilai punya kapasitas, proses pemilihannya dilakukan secara demokratis oleh dewan adat,” kata dia.

Kartini  lahir di Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun

Kartini sendiri baru “Harum namanya” , setelah   JH Abendanon, seorang Eropa,  mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan perempuan keturunan ningrat itu pada teman-temannya di Eropa.

Abendanon yang kala itu itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan  Hindia Belanda, memberi judul buku kumpulan korespondensi itu  “Door Duisternis tot Licht “ yang belakangan dikenal dengan ungkapan “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

 
SYAM TERRAJANA

 

One thought on “Jauh Sebelum Kartini, Tiga Perempuan Gorontalo ini Sudah “Khatam” Emansipasi

Leave a Reply

20 − sixteen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top