You are here
Home > Gorontalopedia > Ketika Raja-raja Gorontalo Berperang, Ilabulo Adalah Pemersatunya

Ketika Raja-raja Gorontalo Berperang, Ilabulo Adalah Pemersatunya

Kuliner khas Gorontalo, Ilabulo. Foto: Christopel Paino/DeGorontalo.
Kuliner khas Gorontalo, Ilabulo. Foto: Christopel Paino/DeGorontalo.

DEGORONTALO – Sejak zaman 15 Sebelum Masehi, Ilabulo sudah dikenal sebagai makanan di kalangan raja-raja di Gorontalo. Bahkan ilabulo dijadikan sebagai simbol  filosofis pemersatu di kalangan raja-raja pada waktu itu. Terutama ketika perang perebutan wilayah dan kekuasaan sedang terjadi antara kerajaan Hulondhalangi dan kerajaan Limutu.

Almarhum Mansoer Pateda, seorang putra terbaik Gorontalo yang bergelar Profesor Linguistik pada Universitas Negeri Gorontalo mengatakan, ketika raja yang bertikai akan berdamai, maka ilabulo akan selalu disuguhkan menjadi santapan utama. Ilabulo menurutnya dalam bahasa Gorontalo memiliki makna “ Totombowata” yang artinya adalah, bersatu padu. (Baca juga: Kuliner: Ilabulo Ternyata Diminati Warga Luar Gorontalo)

Para raja-raja itu melambangkan ilabulo dengan Totombowata karena dalam ilabulo memiliki macam-macam perbedaan yang dilambangkan pada sagu, lemak daging ayam, dan aneka rempah-rempahnya yang dijadikan satu bagian. Maka kenikmatan yang dirasakan dari ilabulo itu sebuah perdamaian bagi para raja.

“Perdamaian para raja-raja itu dilambangkan ketika menikmati ilabulo. Dan pada saat itulah pertikaian dihentikan,” kata Mansoer Pateda

Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui pasti kapan pertama kalinya muncul ilabulo di masyarakat Gorontalo. (Baca juga: Amanda Niode, Orang Indonesia Pertama Peraih Sertifikat Profesi Wisata Kuliner)

Ilabulo adalah kuliner khas Gorontalo yang berbahan dasar sagu, daging ayam, hati ayam, telur, bawang putih, bawang merah, merica, jeruk nipis, cabe rawit hijau. Dalam penyajiannya, rempah-rempah itu dicampur dengan hati ayam, dan sagu lalu ditambahkan telur. Adonan itu lalu dibungkus pada daun pisang, kemudian dibakar, namun ada pula yang dikukus. (Baca juga: Ingin Makanan Khas Gorontalo? Mampirlah di Rumah Makan Kuda)

“Jika sudah dibakar, maka aroma khas daging ayam dan sagu yang kenyal akan terasa. Saya tidak bosan menikmati ilabulo,” kata Yudin, salah seorang jurnalis penikmat kuliner Gorontalo.

CHRISTOPEL PAINO  

(Visited 1,268 times, 10 visits today)

One thought on “Ketika Raja-raja Gorontalo Berperang, Ilabulo Adalah Pemersatunya

Leave a Reply

two × 3 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top