You are here
Home > Sekitar Kita > Kebijakan Publik > Ketua PPK Sumalata Gorut Ketahuan “Mainkan” Suara Caleg PPP

Ketua PPK Sumalata Gorut Ketahuan “Mainkan” Suara Caleg PPP

 

sumber istimewa
sumber istimewa

DEGORONTALO – Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) berinisial AM, ketahuan “memainkan” perolehan suara tiga orang calon legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setempat.

Mohammad Gandhi, anggota KPU Gorut, kepada degorontalo.co mengungkapkan modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara menggeser perolehan suara dua caleg bernisial NL dan N, kepada caleg bernomor urut satu bernisial SH, ketiganya diketahui caleg untuk DPRD Gorut dari partai berlambang Ka’bah itu.

Pelanggaran ini sudah dilaporkan kepada Panwaslu Gorut untuk ditindak lanjuti,” katanya.

Sebelumnya, KPU Provinsi Gorontalo telah memberikan pernyataan bakal memberhentikan sementara anggota KPU kab/kota, PPK, PPS dan KPPS yg diketahui secara nyata melakukan pelanggaran pemilu. Selanjutnya, akan dtindak lanjuti ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Divisi data hubungan antara lembaga KPU Provinsi Gorontalo, Verrianto Madjowa mengungkapkan, selain Ppk Sumalata, pihaknya juga mendapat laporan pelanggara yang dilakukan oleh PPK Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Dia mengatakan, pasal 309 UU No 08/2012 tentang pemilu, menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seorang pemilih menjadi tidak bernilai atau menyebabkan peserta Pemilu tertentu mendapat tambahan suara atau perolehan suara peserta pemilu menjadi berkurang, dipidana 4 tahun dan den 48 juta rupiah.

Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 312: setiap orang yang dengan sengaja mengubah, merusak dan/atau menghilangkan berita acara pemungutan dan penghitungan suara dan/atau sertifikat hasil penghitungan suara sbgmana pasal 181 ayat 4 dipidana 3 tahun denda 36 juta.

Sedang Bagi penyelenggara yg melakukan tindak pidana di atas, hukuman ditambah 1/3.

SYAM TERRAJANA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

three × 1 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top