You are here
Home > Gorontalopedia > Kue Walima Non Beras Diperebutkan di IAIN Sultan Amai Gorontalo

Kue Walima Non Beras Diperebutkan di IAIN Sultan Amai Gorontalo

 

DEGORONTALO – Ada hal berbeda yang disuguhkan di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, pada perayaan maulid nabi Muhammad SAW. Rangkaian Kue walima yang tak lepas dari momentum ini terbuat dari makanan non beras. (BACA: Ilepa’o, Kuliner Penambah Kebahagian di Akhir Pekan)

Bukan hanya Tutulu (cucur) dan Apang Bale saja, bahkan sajian kasubi (Ubi kayu )dan Batata(Ubi jalar) dicampur gohu putungo dan sayur daun pepaya.

Peringatan maulid nabi kali ini dirangkainkan dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) kementrian agama yang ke 69, yang terlebih dahulu digelar dalam bentuk upacara bendera di di Taman kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu pagi (3/1/).

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Prof. Kasim Yahiji bertindak sebagai inspektur upacara.

Ketua Dewan Racana Pramuka Sulampala IAIN Gorontalo, Wahyudin Gobel mengemukakan melalui momentum kedua tersebut di atas , Insya Allah bisa menyatukan Ukhuwah Islamiyah antar dosen dan mahasiswa serta pegawai-pegawai kampus.(BACA: Ingin Bergaul Lewat Makanan? Inilah Diplomasi Kuliner Gorontalo)

Pihak kampus juga menggelar Lomba Tolangga atau Toyopo antar fakultas , semacam menara bambu tempat dirangkainya kue walima serta melantik Dewan Mahasiswa (DEMA). Tak pelak, kue-kue walima itu menjadi sasaran rebutan para mahasiswa.

*Salah seorang anak tengah memotret rangkaian kue walima (Foto. Aliem Pata)

ALIEM PATA (Kontributor)

(Visited 226 times, 1 visits today)

Leave a Reply

5 + 18 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top