Siswa SD di Pohuwato Belajar Pentingnya Pelestarian Ekosistem Laut

DEGORONTALO – Semakin banyaknya daerah pesisir laut yang mulai rusak, membuat mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berinisiatif untuk mengadakan pelatihan dan pembelajaran pentingnya menjaga ekosistem pesisir laut. Bertempat di Desa Torsiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, mahasiswa melakukan pelatihan kepada anak-anak di tingkat sekolah dasar.

“Kami lebih memilih melakukannya kepada anak-anak sekolah dasar, karena kami melakukan proses pelatihan dan pembelajaran sejak usia dini, dan diharapkan semoga kedepannya nanti anak-anak ini bisa jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ujar Fahriyanto, salah satu mahasiswa yang memberikan pelatihan, kepada degorontalo.co.

Ia mengatakan salah satu upaya dalam menjaga ekosistem pesisir laut yakni dengan memelihara keberadaan tumbuhan-tumbuhan yang ada di wilayah sekitarnya. Oleh karenanya, siswa-siswa nanti juga akan diajak untuk mengenali langsung tumbuhan khas pesisir dengan cara turun lapangan.

Kegiatan pelatihan dan pembelajaran ini sendiri melibatkan sekitar 30 orang mahasiswa yang tersebar di tiga desa pesisir yang masih masuk dalam wilayah laut teluk Tomini. Tiga desa tersebut diantaranya, Desa Bumi Bahari, Desa Torsiaje, dan Desa Torsiaje Jaya, yang ada di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.

Pelatihan ini sendiri direncanakan akan berlangsung selama dua bulan, terhitung sejak awal Oktober ini.

“Setelah kami selesai melakukan pelatihan sekaligus pembelajaran ini, nantinya kami akan mengusulkan sebuah Modul Pembelajaran tentang pelestarian ekosistem laut kepada pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Gorontalo. Modul pembelajaran ini diusulkan agar bisa menjadi bahan ajar muatan lokal untuk sekolah-sekolah dasar yang ada di wilayah pesisir Gorontalo,” ujar Fahri.

GERIL DWIRA

Leave a Reply

nineteen + six =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top