Mengenang Gabo, Mengenang Castro

Foto dari sastraalibi.blogspot.com
Foto oleh sastraalibi.blogspot.com

GoBlog! – Fidel Castro, Alfredo Guevara, dan delegasi mahasiswa lainnya yang telah meninggalkan hotel untuk bertemu dengan si pemimpin liberal melihat orang-orang berlari-larian sambil berseru “Gaitán dibunuh!”. Tiga puluh tiga tahun sesudahnya, dalam wawancara dengan Arturo Alape, Fidel mengisahkan hal-hal yang paling menyentaknya hari itu: gerombolan massa yang marah dan tak mau tahu berlari-larian, melakukan tindakan kekerasan sesuka-sukanya. Mereka jebol kaca-kaca jendela, menjarah toko-toko, menghancurkan properti negara dan swasta.

Selanjutnya baca di sini Gabriel García Márquez dan Fidel Castro: Awal Sebuah Persahabatan

Kristianto Galuwo
Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.
http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

five × 4 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top