Natalius Pigai: Ada Genosida Ras di Papua

Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai (kanan). Foto: tabloidjubi.com
Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai (kanan). Foto: tabloidjubi.com

DeGorontalo – Belum lama ini, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI) memutuskan peningkatan status penyelidikan kasus Sanggeng, Manokwari, Papua Barat, dan pembentukan kantor Perwakilan Komnas HAM di Papua Barat. Hal tersebut disampaikan saat Sidang Paripurna Komnas HAM tanggal 6-7 Desember 2016.

Menyangkut kasus Sanggeng, Manokwari, Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai mengatakan tim telah melaporkan ke Paripurna Komnas HAM, dan menyimpulkan telah terdapat bukti permulaan yang cukup untuk ditingkatkan sebagai peristiwa pelanggaran HAM berat sesuai UU 26 tahun 2000.

“Kami rekomendasikan ke Sidang Paripurna Komnas HAM ada dua tindakan kejahatan, pertama adalah kejahatan kemanusiaan atas peristiwa Sanggeng. Kedua adanya genosida secara perlahan atas dasar kebencian ras dan etnik Papua Melanesia atau Papuaphobia yang berlangsung selama 50 tahun,” ungkap Natalius Pigai.

Namun, lanjutnya, Komnas HAM akan terlebih dahulu melakukan kajian hukum apakah unsur-unsur HAM berat terpenuhi atau tidak, yakni meliputi perencanaan dan niat, masif, sistematis dan meluas, serta unsur kerjasama.

Terpisah, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH), Yan Christian Warinussy mendukung putusan Komnas HAM dan mendesak semua pihak berwenang di Manokwari memberikan dukungan dan akses seluasnya dalam menjalankan tugas tersebut.

“Harus lakukan secara transparan, adil dan imparsial bagi kepentingan hukum dan hak asasi manusia di Manokwari dan seluruh Tanah Papua,” tegasnya.

Sementara terkait pembentukan Kantor Perwakilan Komnas HAM di Papua Barat, Komnas HAM RI telah membentuk tim yang dipimpin oleh Natalius Pigai untuk melakukan studi kelayakan.

“Ini sebuah upaya yang tidak mudah untuk menghadirkan lembaga pengawas independen seperti Komnas HAM di Tanah Papua,” ujar Natalius.

 

SUMBER: Tabloidjubi.com

Kristianto Galuwo
Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.
http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

11 − 2 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top