You are here
Home > Berita Pilihan Editor > Neruda: Warna Pastel di Tubuh Politik yang Buruk

Neruda: Warna Pastel di Tubuh Politik yang Buruk

Neruda poster dari jamilmassa.wordpress.com

GoBlog! – Penyair adalah satu jenis manusia yang rentan jadi senewen. Pemicunya banyak, mulai dari kritik yang kejamnya tak tertahankan, pembaca yang seleranya memuakkan, sampai kurangnya bahan, ide, atau material-material bendawi pendukung kerja-kerja kreatif sang penyair. Ia bisa senewen karena tak lagi punya stok kopi, miras, narkoba, kertas bahkan tinta. Situasi yang disebut terakhir pernah menimpa Pablo Neruda, penyair penerima nobel sastra 1971 asal Chili. Saking runyamnya, sampai-sampai peristiwa itu diabadikan dalam sebuah anekdot.

Selengkapnya baca artikel dari Jamil Massa di sini

(Visited 32 times, 1 visits today)
Kristianto Galuwo

Sigidad. Duda berputri satu-satunya bernama Sigi. Sering sial seperti Donal Bebek, karena itu dirajahi tato Donal Bebek di lengan kanan sebagai segel anti sial. Suka sekali makan ayam bakar/goreng/santan apalagi yang dibumbui sejumput puisi. Bisa disapa di facebook: Kristianto Galuwo dan diterawang di blog Getah Semesta.

http://sigidad.blogspot.co.id/

Leave a Reply

15 − 7 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top