You are here
Home > Lingkungan > Agraria > Pembangunan GORR, Asal Ada Jaminan Pembebasan Lahan

Pembangunan GORR, Asal Ada Jaminan Pembebasan Lahan

DEGORONTALO – Pembangunan mega proyek Gorontalo Outer Ring Road (GORR) melalui Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dan Kementrian PU, sepakat untuk menganggarkan pembangunan GORR melalui sistim multiyears, dengan panjang 43,5 KM dan lebar 60 Meter itu, bakal dianggarkan setiap tahun selama tiga tahun.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meyakinkan pemerintah pusat mendatangi Bappenas, Jumat (24/10), dengan didampingi Kadis PU Darda Daraba diterima oleh Deputi Meneg PPN/kepala Bappenas Bidang Sarana dan Prasarana Dedy supriadi Priatna. Selanjutnya Gubernur menemui Direkur Bina Pelaksanaan Wilayah 3 Dirjen Bina Marga Kementrian PU.

“Pemerintah pusat mendukung sepenuhnya pembangunan GORR. Mereka hanya minta satu sarat pembebasan lahan harus sudah tuntas,” kata Rusli Habibie.

Pada pertemuan tersebut pihaknya meyakinkan pemerintah pusat terkait dengan pentingnya pembangunan GORR bagi masa depan transportasi Gorontalo. Selain itu, Rusli juga meyakinkan untuk berkomitmen mengalokasikan APBD guna pembebasan lahan GORR. (Baca: Demi GORR Sawah Ladang Pun Dibelah)

“Saya bawa semua data data pembebasan lahan yang sudah dilakukan oleh apraisal. Tahun ini kita alokasikan 20 Milyar untuk 4 KM. Tahun depan kita anggarakan lagi 44 Milyar sisanya untuk lahan sepanjang 10 KM dan lebar 60 Meter. Jadi lahan yang akan rampung hingga 2015 ada sekitar 14 KM,” paparnya.

Terkait dengan dukungan pemerintah pusat, Gubernur berharap apa yang telah ia perjuangkan mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota terlebih masyarakat Gorontalo.

“Tidak mudah mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat. Saya harap semua pihak ikut mendukung. Bagi masyarakat yang lahannya terkena dampak dari pembangunan GORR saya harap bisa membebaskan lahannya dengan sistim ganti untung,” ujar Rusli.

GORR merupakan jalan dengan panjang  43,5 KM itu dirancang melintasi 3 daerah sekaligus yakni Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango. Tidak hanya itu, pembangunan GORR juga akan mempermudah akses lintas Sulawesi dari dan menuju Manado, Sulawesi Utara.

*foto. Tulisan bernada protes terhadap pembangunan GORR yang dipasang warga PIlohayanga Barat, Kec.Telaga, Kabupaten Gorontalo. (DEGORONTALO/RIVOL PAINO)

RIVOL PAINO

(Visited 203 times, 3 visits today)

Leave a Reply

eleven + 5 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top