Puisi-puisi Hasrul Eka Putra

Ilustrasi (Sumber: http://onlyfreewallpaper.com)
Ilustrasi (Sumber: http://onlyfreewallpaper.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MOLONE’O

inilah aku, Hulango Molono’e
mengetuk jari di kulit lonjong purnama
selamat atas mu pembawa lentera!
kita berjumpa di jumat ke empat sejak sungai berhenti mengalir
tertambat pada pertemuan yang takdir

inilah aku, Hulango Molono’e
merebah raga di dinding yang sirih, lantai yang pinang

dirimu adalah telaga merah, tempat Tuhan menaruh titah.

MODU’OTO

inilah aku, Hulango Modu’oto
menepuk air tenang pada tikar tak bernoda
berbaringlah kamu disitu, sebelum embun menyatu dengan rumput
di arah datangnya binar pertama, aku datang menjemput

MOLONTALO

inilah aku Hulango, datang dari barat dan timur
kaki dan kepala dijaga para malaikat tua
ku bawakan untukmu Payu lo Hulanthalo dan Payu lo Limutu
jabat tangan mereka dengan janur-janur di tanganmu
aduhai, sudah seperti apakah rupamu?
adakah merah seperti busana ayah yang melangkahi dirimu?

kau diam saja, di wajahmu ada rindu yang berputar
aku tahu, dirimu ingin sekali menjadi telur
yang terbang dari tangan ayahmu, lalu hinggap di doa ibumu.

HASRUL EKA PUTRA, Pemerhati sajak, pelayanan publik, dan bulan purnama. Kini menjadi redaktur Lembar Kebudayaan Degorontalo.

————————————————————————————————————————————–

(Redaksi menerima naskah cerpen, puisi, esei, resensi buku, resensi film, agenda dan liputan kegiatan seni-budaya. Kirimkan naskah Anda melalui surat elektronik ke alamat jamilmassa@gmail.com, atau hasrulekaputra@gmail.com. Sertakan profil singkat dalam bentuk narasi)

Leave a Reply

sixteen + eight =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top