You are here
Home > Berita Pilihan Editor > Rekontruksi Kasus Anak Gadis dan Pacar Bunuh Ayah Nyaris Ricuh

Rekontruksi Kasus Anak Gadis dan Pacar Bunuh Ayah Nyaris Ricuh

Sejumlah kerabat almarhum Nasir Mahmud 60, ayah yang dibunuh oleh anak kandungnya, AF, 17, menjerit histeris usai rekontruksi kasus pembunuhan berencana yang digelar tertutup di Mapolres Kota Gorontalo, Selasa (10/4) .(DeGorontalo/Syam Terrajana)
Sejumlah kerabat almarhum Nasir Mahmud 60, ayah yang dibunuh oleh anak kandungnya, AF, 17, menjerit histeris usai rekontruksi kasus pembunuhan berencana yang digelar tertutup di Mapolres Kota Gorontalo, Selasa (10/4) .(DeGorontalo/Syam Terrajana)

DEGORONTALO – Rekontruksi kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh AF, 17 dan OH, 20, pacarnya kepada ayah kandungnya, Nasir Mahmud , 60, yang digelar secara tertutup di Mapolres Kota Gorontalo, nyaris ricuh.

Mulanya, jalannya rekontruksi yang digelar selama satu jam pada Selasa ( 10/5) sore itu berlangsung aman dan terkendali. Rekonstruksi dilakukan di dalam ruangan Reserse Kriminal dan dijaga ketat aparat . Ratusan kerabat korban memadati dan menungu di luar ruangan.

Usai rekosntruksi sekitar pukul 17.00, aparat memboyong keluar OH, pacar AF yang berperan sebagai eksekutor .Sontak sejumlah kerabat korban mendekat dan hendak memukulinya. Aksi itu sempat dilerai oleh aparat.(BACA : Minggu Berdarah Di Gorontalo; Seorang Gadis Dan Pacarnya Bunuh Ayah Kandung)

Sejumlah kerabat terus menjerit histeris meneriaki OH. “ Ini pembunuhan keji, jangan sampai ada rekayasa dari kasus ini,” ujar salah satu kerabat dengan nada histeris. Bahkan salah satu adik korban sempat pingsan setelah menjerit histeris.

Tercatat ada 32 adegan yang direka ulang pada rekonstruksi itu. Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Ajun Komisaris (Pol) Indra Feri Dalimunthe mengatakan rekonstruksi ini dijalankan dengan mengacu pada Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“ Karena AF, yang merupakan anak korban masih tercatat sebagai anak di bawah umur, maka kami menggunakan pemeran pengganti dalam rekonstruksi itu,” katanya.

Aksi pembunuhan itu terjadi pada minggu 8/5, sekitar pukul 03.00 dinihari waktu setempat, di kediaman keluarga korban serta pelaku , di Jalan HB Jassin, kelurahan Limba U, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo .Polisi menemukan bukti pembunuhan berencana itu, melalui percakapan BB antara dua pasangan muda-mudi itu, pada Sabtu malam ( 7/5).

Isi percakapan itu juga membahas secara teknis cara yang dipilih untuk menghabisi sang ayah kandung, yakni dengan menggunakan pisau dapur saat korban tengah terlelap. Keduanya diancam dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencanadengan ancaman hukuman mulai penjara 20 tahun, penjara seumur hdup hingga hukuman mati.

 

SYAM TERRAJANA

(Visited 9,444 times, 220 visits today)

Leave a Reply

19 + 4 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top