Sebelum Kian Rusak, Ayo Tumbuhkan Mangrove Pohuwato!

Penanaman Mangrove di hutan Kota Pohuwato, (Foto courtesy Rahman Dako)
Penanaman Mangrove di hutan Kota Pohuwato, (Foto courtesy Rahman Dako)

DeGorontalo – Kondisi hutan mangrove di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, kian memprihatinkan. Berdasarkan laporan FIMP Europian Union, kerusakan mangrovenya telah mencapai 60 persen dari semula, terutama di wilayah-wilayah pesisir dan pantai.

Tingkat kerusakan hutan mangrove secara keseluruhan di kabupaten Pohuwato masuk dalam kategori sangat rusak.

Sejalan dengan fakta ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan penanaman bibit mangrove sebanyak 230 ribu batang. Alokasi ini sejatinya diperuntukkan untuk provinsi Gorontalo, namun keseluruhannya ditanam di kabupaten Pohuwato.

Direktur Jasa kelautan KKP, Riyanto Basuki, mengatakan Pada tahun ini KKP melalui UPT Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, melaksanakan salah satu program prioritas adalah Rehabilitasi Wilayah Pesisir dengan menaman 4 juta batang mangrove.

BACA JUGA: 

Pada penanaman mangrove dengan nama program “Ayo tumbuhkan Mangrove Pohuwato” itu digelar pada Jumat ( 19/8). Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar turut ambil bagian dengan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten                                                                                                                           

 ”Rehabilitasi ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi mangrove, seperti mencegah erosi dan abrasi, menjadi habitat satwa seperti burung Maleo di Pohuwato, pembentuk pulau dan penstabil pesisir, penyaring alam dan mencegah intrusi air laut masuk ke daratan,” kata Andri Indrias Wiro Sukmo Putro , kepala BPSPL Makassar.

Kegiatan Ayo Tumbuhkan Mangrove di Hutan Kota Pohuwato dilaksanakan secara swakelola, dibagi dalam 5 blok penanaman. Kegiatan ini sepenuhnya melibatkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan, pembibitan, penanaman hingga pemeliharaan.Pada penanaman mangrove dengan nama program “Ayo tumbuhkan Mangrove Pohuwato” itu digelar pada Jumat ( 19/8).

Syam Terrajana
Lahir dan tinggal di Gorontalo setelah berkelana di berbagai kota. Membagi waktunya untuk menulis, membaca,melukis dan bepergian. Sesekali menyanyi jika suara sedang bagus. Dapat dihubungi di syam.terrajana2@gmail.com.

Leave a Reply

6 + twelve =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top