You are here
Home > Hulonthalo > Sistem Informasi UNG Down, Mahasiswa Cemas Tak Bisa Kuliah

Sistem Informasi UNG Down, Mahasiswa Cemas Tak Bisa Kuliah

Tampilan laman resmi UNG yang tidak bisa diakses (Wawan/Degorontalo)

Degorontalo – Di setiap awal semester, hal lazim yang dilakukan mahasiswa adalah mengajukan rencana kegiatan akademik dengan memasukan Mata Kuliah (MK) yang akan diambil ke dalam Kartu Rencana Studi (KRS). Di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pengurusan KRS dipermudah dengan Sistem Informasi Akademik Terpadu atau disingkat SIAT. Teknologi ini memungkinkan mahasiswa mengisi KRS secara daring (dalam jaringan) melalui situs web resmi UNG di siat.ung.ac.id. Dengan begitu, Mahasiswa tidak perlu melewati rumitnya birokrasi yang biasanya memperlambat proses pengurusan KRS. Bahkan persetujuan dosen Pembimbing Akademik (PA) pun dilakukan secara daring.

Tapi walaupun sudah daring, tidak lantas menjadikan pengurusan KRS di UNG ini berjalan mulus. Karena siat yang dirancang untuk memudahkan urusan akademik mahasiswa itu selalu mengalami kendala di setiap semester, terlebih di waktu pengurusan KRS ataupun pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Dikutip dari Forlap Dikti, di tahun 2017/2018, ada sekitar 14 ribu mahasiswa yang menempuh pendidikan di UNG, dan ribuan mahasiswa tersebut akan sama-sama mengakses siat pada setiap awal semester. Akibatnya, jumlah pengunjung siat melonjak dan server kampus berakreditas A tersebut kewalahan menerima beban pengunjung, buntutnya siat tumbang, mati dan tidak bisa diakses.

Fatah Uko misalkan, sudah sejak Rabu sore [25/6], ia tidak dapat mengakses SIAT UNG. Hal tersebut membuatnya cemas dan khawatir karena belum mengurus KRS yang dijadwalkan tenggat waktunya hari itu.

“Infomasinya hari ini batas pengurusan KRS, namun situs web kampus belum bisa diakses, kalo begini ceritanya, sia-sia sudah SPP yang saya bayarkan kemarin, karena semester ini tidak bisa kontrak Mata Kuliah,”.

Uko yang merupakan mahasiswa akhir tersebut mengungkapkan, setiap semester kendala yang dialami mahasiswa selalu sama, yakni siat yang tidak dapat diakses. Dan masalah ini tidak hanya dialami saat pengurusan KRS. Saat pembayaran SPP pun masalahnya sama seperti ini.

“Bayar UKT itu di BANK, tapi jaringan komunikasi antara BANK dan UNG kadang sering putus-nyambung, sehingga menjadi kendala juga. Kadang-kadang saya juga walaupun sudah bayar di bank, tapi kalo status transaksinya masih on process, ya saya harus antri lagi di kampus untuk konfirmasi pembayaran. Ribet juga. Tiap tahun seperti ini,”. Tutupnya

Hingga Rabu malam, masih terlihat beberapa mahasiswa duduk memangku laptop di pojokan kampus. Mereka rela datang ke kampus dan bertahan hingga tengah malam demi mendapatkan akses ke dalam siat UNG.

“Kami mendapat informasi dari Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) bahwa saat ini siat UNG hanya dapat diakses melalui jaringan kampus. Caranya dengan mengunjungi IP Address (Internet Protokol Address) khusus yang diberikan pihak kampus,”. Ungkap mahasiswa yang enggan namanya disebutkan.

Ditempat terpisah, Hendrik Gani yang merupakan mahasiswa pertanian mengungkapkan, tidak semua mahasiswa terjebak pada situasi deadline semacam itu. Misalkan saja ia dan beberapa kawannya. Mereka telah mengontrak MK sejak beberapa hari yang lalu.

“Ya sebenarnya jika telah membayar UKT jauh-jauh hari, kita juga jadi punya waktu panjang untuk mengurus KRS, masalahnya adalah, ada banyak mahasiswa yang membayar UKT di dua hari sebelum tenggat waktu, sehingga menyebabkan waktu pengurusan KRS juga menjadi sedikit,”.

Menurut mahasiswa yang biasa disapa Onal ini, kadang-kadang pihak fakultas juga ikut bertanggung jawab. Karena kadang masalahnya juga ada di pihak fakultas yang terlambat menginput mata kuliah.

“Bisa juga kadang masalhnya ada di pihak fakultas. Kadang mahasiswanya sudah bayar UKT jauh hari, tapi pihak fakutas terlambat input Mata Kuliah ke Siat. Ya jadinya siat bisa kelebihan beban juga karena banyaknya pengunjung diwaktu yang sama,”.

Ia berharap, UNG dapat segera menangani masalah siat ini, karena telah menjadi masalah di tiap semester. Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa setiap tahun, harusnya juga pelayanannya semakin baik. Ya walaupun tidak harus sempurna, tapi jika bisa sempurna pun, kenapa tidak.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNG, Mahludin H.Baruadi mengatakan, nanti ada penggantian waktu akibat persoalan siat yang tidak dapat diakses tersebut. Artinya akan ada perpanjangan pengurusan KRS untuk mahasiswa yang belum sempat mengontrak mata kuliah.

“Insa Allah, kalo persoalan siat (situs web UNG) akan ada penggantian waktunya yang disebabkan oleh masalah listrik yang padam”.

(Visited 646 times, 1 visits today)
wawan akuba
Mahasiswa dan pecinta, seorang yang telah mencoba melibas semak belukar rinjani tapi tetap tunduk pada keindahannya.
http://wawannakuba.blogspot.com

Leave a Reply

five + fourteen =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top