You are here
Home > Posts tagged "Mangrove"

Sebelum Kian Rusak, Ayo Tumbuhkan Mangrove Pohuwato!

DeGorontalo - Kondisi hutan mangrove di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, kian memprihatinkan. Berdasarkan laporan FIMP Europian Union, kerusakan mangrovenya telah mencapai 60 persen dari semula, terutama di wilayah-wilayah pesisir dan pantai. Tingkat kerusakan hutan mangrove secara keseluruhan di kabupaten Pohuwato masuk dalam kategori sangat rusak. Sejalan dengan fakta ini, Kementerian Kelautan dan

Produk Makanan Mangrove dari Torosiaje Disajikan di Kamboja

DEGORONTALO - Hasil produk makanan dari buah mangrove hasil keterampilan perempuan Desa Torosiaje dan Bumi Bahari, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, disajikan dan dinikmati pada pertemuan Panitia Pengarah MFF yang sedang berlangsung di Kamboja, 25 - 28 Oktober 2014 minggu lalu. Dewi K Baderan, penanggung jawab pengolahan produk olahan mangrove Desa Torosiaje, mengatakan

Umar, Suku Bajo, dan Hutan Mangrove

DEGORONTALO - Siang itu, awan mendung  mulai menggantung di langit Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo (22/06). Langit mulai bergemuruh, tapi  tidak memadamkan semangat masyarakat yang tergabung di Kelompok Sadar Lingkungan (KSL) – Paddakauang untuk melakukan penanaman pohon mangrove. Sekitar 25 orang, yang terdiri dari usia dewasa hingga anak-anak, turut

MFF Gelar Pelatihan Rehabilitasi Mangrove

    DEGORONTALO – Mangroves For The Future (MFF) menggelar Pelatihan Rehabilitasi Mangrove yang ditujukan khusus kepada  sepuluh lembaga yang ada di Gorontalo, Sabtu (31/5) lalu. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Irene, Marisa, Kabupaten Pohuwato. Kesepuluh perwakilan lembaga tersebut merupakan penerima dana hibah dalam program fasilitas hibah skala kecil yang diberikan oleh MFF,

Menjaga Mangrove, Mengundang Ikan Antoni Kembali Ke Bangga

  DEGORONTALO- Ikan Antoni, atau dalam bahasa Gorontalo kapia, merupakan ikan yang paling banyak di laut Teluk Tomini, terutama di Desa Bangga, Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo. Sekarang, populasinya mulai berkurang. Hal ini disebabkan maraknya  penebangan mangrove atau biasa disebut "tangalo" bagi orang gorontalo, kayu mangrove tersebut dijadikan kayu bakar oleh masyarakat desa

Top