You are here
Home > Terobosan > Pendidikan > Takut Naik Pesawat? Ini Tipsnya

Takut Naik Pesawat? Ini Tipsnya

DEGORONTALO – Berpuluh tahun Michael Salem (40) menghindari pesawat karena takut terbang. Tapi kini setelah berhasil mengatasi rasa takutnya, ia malah menciptakan kursus untuk membantu orang lain.
Ia antara lain menulis buku Brave Flyer: How to End Your Fear of Flying untuk membagi strateginya dalam mengatasi fobia melumpuhkan. Dan ia mengakui, ketika membahas soal takut terbang, maka semua logika dan akal sehat tidak berjalan.

“Untuk orang dewasa, takut terbang mirip dengan takut gelap. Kita semua tahu bahwa monster tidak ada, tapi selalu panik saat mendengar suara di tengah malam di ruangan gelap,” katanya.

Ia menambahkan, mereka yang takut terbang biasanya memiliki imajinasi aktif, memiliki pengalaman buruk, atau melihat laporan negatif di media. Dan keberhasilan mengatasi rasa takut, 90 persen berasal dari ‘rekondisi’ otak dan 10 persen sisanya adalah belajar fakta-fakta.

Dia mengatakan takut terbang adalah gabungan dari beberapa ketakutan, yakni takut pada ketinggian, tempat tertutup, kehilangan kontrol, turbulensi, prosedur lepas landas dan suara asing. Tidak ada proses yang dengan cepat untuk mengatasi itu, dan prosesnya bisa memakan waktu 3-5 bulan. Berikut adalah tips dari Salem untuk mengalahkan rasa takut terbang.

1. Pilih perjalanan Anda dengan bijaksana
Wisatawan saat ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mengontrol rute, maskapai penerbangan, dan bahkan jenis pesawat yang mereka inginkan. Berbeda dengan kondisi sebelum tahun 1990-an, di mana seseorang hanya bisa meminta penerbangan pada tanggal tertentu untuk tujuan tertentu dan hanya berharap penerbangan itu tidak menggunakan pesawat kecil.
Kini orang dapat membuat pilihannya sendiri. Ada banyak situs penerbangan atau agen perjalanan situs, jadi luangkan waktu dan pilih penerbangan yang benar-benar sesuai. Ia menyarankan penerbangan langsung dan memilih maskapai penerbangan besar yang menyediakan pesawat dengan ruang interior yang lebih besar (Airbus A330, A340, A380, atau Boeing 747, 767, 777).

2. Tiba di bandara lebih awal dan mengamati
Lihatlah setiap pesawat saat lepas landas dan melihat bagaimana rutin proses ini. Melihat pesawat sampai menghilang di udara, di mana Anda dapat mengalihkan perhatian Anda untuk lepas landas berikutnya.
Bayangkan diri Anda di dalam pesawat ini, gugup mendengar suara flaps, dan mesin menderu. Sekarang, pikirkan tentang apa yang Anda lihat, pesawat lepas landas dengan indah. Ketika mengamati setiap pesawat, terus beralih antara dua peran yang berbeda, satu sebagai pengamat dari lepas landas biasa dan sebagai penumpang di dalam pesawat itu. Lalu berjanji pada diri sendiri bahwa Anda akan ingat adegan saat lepas landas dan Anda seolah-olah sedang menonton dari ruang tunggu.

3. Pilih kursi yang tepat
Kecuali Anda salah satu yang beruntung yang mampu terbang bisnis atau kelas pertama, kursi yang akan dialokasikan tidak akan menawarkan banyak ruang untuk kaki. Untuk orang-orang yang takut terbang, berada di ruang tertutup membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi mereka. Jadi selalu mencoba untuk memilih barisan depan atau di dekat selasar. Bahkan jika harus membayar sedikit lebih mahal, itu layak.

4. Kurangi tidur
Banyak orang menyarankan tidur malam yang cukup sebelum penerbangan. Namun ini berarti Anda mungkin akan terjaga sepanjang penerbangan. Jadi Salem menyarankan untuk kurang tidur mungkin sebelum penerbangan, sehingga Anda bisa tertidur di pesawat. Ini akan mengalihkan ketakutan Anda.

5. Mengharapkan suara asing dan bersikap realistis
Setiap penerbangan akan membuat beberapa suara asing, seperti retraksi gigi atau gerakan penutup. Ingat bahwa setiap mesin –baik mobil, mesin cuci, kulkas– menghasilkan suara. Mengapa berharap pesawat tidak bersuara.

6. Memanfaatkan headphone
Solusi terbaik untuk mengatasi rasa takut Anda adalah dengan mengalihkannya ke musik. Jika awak pesawat memberi Anda izin untuk menggunakan perangkat elektronik, maka putar lagu favorit Anda di ponsel atau MP player dan tutup mata Anda.
Anda tak melihat apa-apa dan tak mendengar apa-apa selama penerbangan. Atau pikirkan produk favorit yang bisa membantu membunuh waktu, majalah kesukaan, video game, atau buku bacaan.

7. Perhatikan awak pesawat.
Perhatikan bagaimana mereka tersenyum dan menyenangkan (baik, kita hanya bisa berharap), tetapi yang lebih penting, perhatikan bagaimana mereka tetap nyaman dan sibuk melakukan pekerjaan mereka. Yakinkan semuanya baik-baik saja dan akan terus begitu.

8. Berbicara dengan pilot sebelum masuk pesawat
Dari pengalaman pribadi Salem, sebagian besar pilot menghabiskan beberapa menit menjelaskan sifat suara yang ditimbulkan pesawat. Ini sangat menenangkan dan Anda akan tahu bagaimana nyaman mereka ketika berbicara tentang hal ini.

9. Pilih rute yang aman
Internet dapat memberikan informasi tentang turbulensi. Lihat rute yang secara historis memiliki lebih sedikit mengalami gangguan udara. Jauhi rute dari pegunungan atau tempat-tempat yang sering dilanda badai. Untuk informasi ini coba buka Turbulenceforecast.com.

10. Jangan berpikir tentang lepas landas
Tak ada gunanya membayangkan skenario lepas landas. Semakin memikirkannya, Anda akan semakin khawatir, dan lebih banyak peluang untuk membayangkan bencana konyol. Jadi buang pikiran itu.

11. Lebih sering terbang
Sering melakukan sesuatu yang Anda takuti, semakin cepat rasa takut akan hilang. Plus, Anda akan bisa melihat tempat-tempat baru dan menikmati hidup. Jadi jangan lagi takut terbang. (news.com.au)

Ilustrasi (DeGorontalo.co)

DEGORONTALO | SUARA.COM

(Visited 234 times, 1 visits today)
Syam Terrajana

Lahir dan tinggal di Gorontalo setelah berkelana di berbagai kota. Membagi waktunya untuk menulis, membaca,melukis dan bepergian. Sesekali menyanyi jika suara sedang bagus. Dapat dihubungi di syam.terrajana2@gmail.com.

Leave a Reply

five × one =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top