You are here
Home > Bumi Manusia > Wisata Kuliner, Apa Untungnya?

Wisata Kuliner, Apa Untungnya?

Salah satu sesi  seminar Menggali Ragam dan Bisnis Wisata Kuliner, di Jakarta, akhir September lalu. (Foto. Courtesy Omar Niode Foundation)
Salah satu sesi seminar Menggali Ragam dan Bisnis Wisata Kuliner, di Jakarta, akhir September lalu. (Foto. Courtesy Omar Niode Foundation)

DEGORONTALO–Wisata kuliner adalah pengalaman mencari dan menikmati makanan dan minuman unik dan mengesankan baik di tempat jauh maupun dekat, ” kata Erik Wolf,  pionir industri wisata kuliner dunia, pendiri World Food Travel Association, mengemukakan sejumlah manfaat dan kontribusi wisata kuliner bagi perekonomian negara dan komunitas lokal.

Dia berbicara panjang lebar soal kuliner dalam seminar Menggali Ragam dan Bisnis Wisata Kuliner, di Jakarta, akhir September lalu. (baca:Ketika Raja-raja Gorontalo Berperang, Ilabulo Adalah Pemersatunya)

Manfaat wisata kuliner, lanjutnya, adalah peningkatan jumlah turis, penjualan dan pendapatan dari pajak; keunggulan kompetitif baru; kepedulian komunitas terhadap pariwisata dan makanan-minuman unik di tempat mereka; serta banyaknya liputan media.

Dia memaparkan, berbagai data menunjukkan bahwa kontribusi wisata kuliner terhadap perekonomian banyak negara sekitar 25 persen dengan informasi bahwa pada tahun 2007 nilai wisata kuliner di Amerika Serikat sebesar 52 milyar USD, di Kanada pada tahun 2010 sekitar 9 milyar CDN dan di Indonesia kontribusi sektor kuliner terhadap PDRB Indonesia tahun 2013 mencapai Rp. 209 triliun.

Seminar ini terselenggara atas kerjasama Omar Niode Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja meningkatkan kepedulian tentang kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di bidang pertanian, pangan dan seni kuliner, dengan World Food Travel Association serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (baca:(Baca: Amanda Niode, Orang Indonesia Pertama Peraih Sertifikat Profesi Wisata Kuliner)

Seminar yang masih jadi rangkaian perayaan World Tourism Day 2014, menghadirkan pembicara utama adalah (www.worldfoodtravel.org) yang merupakan nara sumber berbagai media internasional seperti CNN, BBC, Arirang Korea, Sky Media UK dan Wall Street Journal.

Menurut WFTA, industri wisata kuliner mencakup 20 segi luas yang dikategorikan dalam sejumlah kelompok. Pertama Food & Beverage (Restoran & jasa makanan minuman, Produsen & Distributor Makanan, Produsen & Distributor Minuman, Kursus dan Kelas memasak, Acara Kuliner, Pedagang & Toko Kuliner, Ladang dan Pasar Petani); kedua Travel & Hospitality (Organisasi pemasaran destinasi wisata, Operator wisata kuliner, pemandu, paket dan agen perjalanan; Penginapan; Atraksi kuliner; Pertemuan dan Konvensi); ketiga Related Groups (Asosiasi & kelompok dagang, Mahasiswa dan peneliti, Media, Jasa profesional, platform teknologi, Pemerintah); dan keempat Consumers (konsumen).

Selain Erik Wolf, nara sumber lain dalam Seminar Menggali Ragam dan Bisnis Wisata Kuliner adalah Arie Parikesit dari Kelana Rasa yang merupakan Koordinator Expedisi Warisan Kuliner ke lebih dari 100 kota yang meliputi seluruh provinsi di Indonesia. Juga berbicara adalah Ade Putri Paramaditha, seorang Foodtective, pemburu kuliner yang sangat berpengalaman, dan Rudiana, pelaku industri pariwisata.

Terzi Niode, Sekretaris Omar Niode Foundation dalam rilis yang dikirimkan ke redaksi degorontalo.co menambahkan, pihaknya dapat terus menjalin sinergi dengan pemerintah, dunia usaha dan para profesional, untuk menggali kekayaan kuliner Indonesia dan manfaatnya bagi komunitas lokal.

Melalui seminar ini, diharapkan dapat memperkenalkan wisata kuliner dan manfaatnya, memaparkan informasi tentang wisata kuliner di Indonesia dan tingkat global, menjajaki peluang bisnis wisata kuliner serta merefleksikan tanggung jawab wisatawan terhadap komunitas.

SYAM TERRAJANA

Syam Terrajana
Lahir dan tinggal di Gorontalo setelah berkelana di berbagai kota. Membagi waktunya untuk menulis, membaca,melukis dan bepergian. Sesekali menyanyi jika suara sedang bagus. Dapat dihubungi di syam.terrajana2@gmail.com.

One thought on “Wisata Kuliner, Apa Untungnya?

Leave a Reply

13 − 10 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Top